Sumber Protein Bukan Daging yang Penting untuk Vegetarian

sayur-sayuranMeskipun hampir semua vegetarian mengkonsumsi jumlah protein yang cukup, seringkali mereka tidak menyerap protein sebanyak orang yang Glossary Link diet non-vegetarian. Hal ini karena protein nabati sulit dicerna daripada protein hewani, yang mengandung rantai asam amino yang lebih dekat atau identik dengan rantai asam amino manusia.

Mengkonsumsi protein hewani akan menghasilkan pendekatan penyerapan rasionya 1:1, sedangkan mengkonsumsi protein nabati seperti gandum, mungkin hanya menghasilkan 50% dari asam amino yang dibutuhkan untuk membangun sebuah “protein lengkap” atau protein yang dapat mudah diasimilasikan ke dalam tubuh manusia.

Agar para vegetarian dapat menyerap jumlah protein yang sehat, mereka harus mengkonsumsi berbagai protein nabati untuk membentuk rantai amino lengkap. Dengan makan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan semua biji-bijian, para vegetarian dapat meningkatkan jumlah protein lengkap yang dihasilkan dengan menggabungkan beberapa jenis rantai asam amino.

Para vegetarian juga harus mengkonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung protein karena protein nabati umumnya sulit untuk dicerna. Sementara label nutrisi mungkin menuliskan pasta memiliki 5 gram protein per porsi, Anda mungkin hanya dapat mencerna 2-3 gram protein darinya, yang berarti Anda harus melengkapi pasta dengan sumber protein lain.

Selain sumber protein alami, vegetarian juga harus mencari makanan yang “diperkaya protein” atau sengaja disuntik dengan protein.

Sebagai contohnya, banyak supermarket menawarkan berbagai pasta dan roti yang “diperkaya protein”. Saya pernah menemukan pasta yang berisi sebanyak 12 gram protein per porsinya.

Susu kedelai juga merupakan sumber protein yang baik untuk vegetarian. Studi penelitian pada protein kedelai yang terisolasi menunjukkan bahwa hal ini dapat diserap hampir sama dengan protein hewani sehingga menghasilkan pendekatan untuk rasio penyerapan protein 1:1.

Untuk vegetarian yang non-vegan, yoghurt, susu, dan telur (yang mengandung protein yang lengkap) merupakan sumber protein yang sangat baik.

Sebagai vegetarian Anda memiliki sejumlah pilihan untuk meningkatkan asupan protein Anda – dan Anda harus mempertimbangkan untuk mengambil keuntungan dari semua itu. Anda harus memperkaya pilihan makanan Anda, minum produk kedelai lebih banyak, dan makan  dan pasta yang “diperkaya protein”.

 

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: